Profil AASI

Sejarah

Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia disingkat AASI, didirikan di Jakarta pada tanggal 14 Agustus 2003. Diprakarsai oleh beberapa praktisi asuransi syariah dari beberapa perusahaan cabang dan PT Asuransi Takaful sebagai perusahaan pertama fully syariah.

Berawal dari pertemuan kecil antara Muhammad Syakir Sula (direktur PT Asuransi Takaful saat itu) bersama beberapa pimpinan cabang perusahaan asuransi syariah antara lain Muhammad Zubair (PT BSAM cabang syariah), M. Shaifie (PT Asuransi Binagriya Upakara cabang syariah), Hadry Harahap (PT MAA Life Assurance cabang syariah), Sugeng Sudibjo (PT AJ Bringin Life cabang syariah), Mahyar Rahman (PT Asuransi Tri Pakarta cabang syariah) dan Nursirwan (PT Asuransi Takaful Umum).

Pertemuan tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan yaitu :

  1. Mengusulkan gagasan tentang perlunya berdiri asosiasi asuransi syariah sebagai wadah tunggal asuransi syariah.
  2. Merekomendasikan untuk mengadakan pertemuan lanjutan yang lebih besar dan melibatkan semua perusahaan asuransi syariah yang sudah ada saat itu.
  3. Menugaskan kepada Nursirwan untuk menyusun draft anggaran dasar yang akan dibahas pada pertemuan besar sebagai cikal bakal berdirinya AASI.

Pada tanggal 14 Agustus 2003 bertempat di PT Asuransi Takaful dideklarasikan berdirinya Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) dengan 17 perusahaan anggota perusahaan asuransi & reasuransi dengan prinsip syariah sebagai berikut :

  1. PT Asuransi Takaful Keluarga
  2. PT Asuransi Syariah Mubarakah
  3. PT AJ Bringin Life Cabang Syariah
  4. PT MAA Life Assurance Cabang Syariah
  5. PT Asuransi Jiwa Asih Great Eastern Cabang Syariah
  6. Asuransi Jiwa Bersama 1912 Divisi Syariah
  7. PT Asuransi Takaful Umum
  8. PT Asuransi Tri Pakarta Cabang Syariah
  9. PT Asuransi Jasindo Takaful
  10. PT Bringin Sejahtera Artamakmur (BSAM) Cabang Syariah
  11. PT MAA General Assurance Cabang Syariah
  12. PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 Cabang Syariah
  13. PT Asuransi Binagriya Upakara Cabang Syariah
  14. PT Staco Jasapratama Cabang Syariah
  15. PT Asuransi Central Asia (ACA) Cabang Syariah
  16. PT Asuransi Sinar Mas Cabang Syariah
  17. PT Reasuransi International Indonesia


Selanjutnya dilaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) AASI untuk pertama kali dengan menghasilkan kepengurusan yang dinakhodai oleh Muhammad Syakir Sula (PT Asuransi Takaful) sebagai ketua umum, Muhammad Zubair (PT BSAM cabang syariah) sebagai sekretaris jenderal dan Mahyar Rahman (PT Asuransi Tri Pakarta cabang syariah) sebagai bendahara umum.

Dasar pemikiran didirikannya AASI diantaranya adalah :

  1. Perlunya sebuah wadah komunikasi industri asuransi syariah
  2. Tidak terakomodirnya kepentingan perusahaan asuransi syariah yang saat itu mayoritas masih cabang syariah/kecil jumlahnya oleh asosiasi asuransi konvensional (AAUI & AAJI), disamping persoalan-persoalan yang ada di asosiasi asuransi konvensional sendiri cukup banyak.
  3. Pada awal masa pendirian AASI pernah secara resmi mengajukan diri untuk menjadi bagian dari Dewan Asuransi Indonesia (DAI), namun permohonan tersebut ditolak oleh Pengurus Dewan Asuransi Indonesia (DAI) saat itu. Meski demikian secara pribadi Ketua Umum DAI, Bapak Hotbonar Sinaga tetap mendukung AASI, bahkan beliau masuk dalam kepengurusan AASI sebagai Wakil Ketua Dewan Penasihat/Dewan Pembina AASI bersama Bapak Firdaus Djaelani (Ketua Dewan Pembina/Dewan Penasihat AASI) yang saat itu menjadi Direktur Asuransi di Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan (DJLK) Depkeu.

    Kantor Kami

    Graha Takaful Indonesia, Tower A, Lt. 2
    Jl. Mampang Prapatan Raya No. 100

    Jakarta Selatan 12970
    P. 021-7941506 (Hunting)
    F. 021-7941506 

    Email : sekretariat.aasi@aasi.or.id 

    Customer Service Online

    000038166
    Hari ini 79 orang
    Bulan ini 2624 orang
    Tahun ini 26770 orang
    Tahun lalu 11396 orang
    Copyright © AASI. All rights reserved. 2014