Asas

AASI berasaskan Syariah Islam dengan berpegang teguh pada prinsip-prinsip silaturrahim, kebersamaan, keterbukaan, kejujuran, keadilan, amanah, profesionalisme, serta kemaslahatan.

Tujuan

AASI sebagai satu-satunya wadah bagi perusahaan perasuransian syariah yang bertujuan untuk menciptakan iklim usaha yang sehat, bertanggung jawab, amanah dalam menopang perkembangan industri perasuransian syariah nasional.

Fungsi

  1. Sebagai wadah penampung dan penyalur aspirasi perusahaan perasuransian syariah di Indonesia (selanjutnya di sebut anggota) guna menciptakan, memelihara, memupuk kerjasama yang saling memberi manfaat untuk pengembangan usaha perasuransian syariah.
  2. Sebagai wahana komunikasi, informasi, dan konsultasi anggota mengenai hal-hal Yang berkaitan dengan permasalahan yang timbul dan di hadapi anggota serta upaya untuk menemukan pemecahannya.
  3. Sebagai sarana meningkatkan profesionalisme dan kesadaran anggota sebagai perwujudan tanggung jawabnya kepada masyarakat.
  4. Sebagai mitra pemerintah atau institusi yang berwenang dalam pembinaan dan pengawasan usaha perasuransian syariah di Indonesia.
  5. Sebagai lembaga yang mewakili kepentingan anggota baik di tingkat Nasional maupun di tingkat Internasional.
  6. Sebagai sumber data dan informasi mengenai hal-hal yang terkait dengan kegiatan usaha perasuransian syariah di Indonesia.

Tugas Pokok

Untuk mencapai tujuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 Anggaran Dasar AASI mempunyai tugas pokok antara lain :

  1. Melakukan pertukaran informasi antar anggota.
  2. Memantau pemberitaan media massa tentang perasuransian syariah dan kegiatan anggota.
  3. Mengadakan pendekatan dan hubungan baik dengan Instansi Pemerintah maupun Lembaga / Badan non Pemerintah yang ada hubungannya dengan kegiatan usaha anggota.
  4. Mendorong iklim usaha yang sehat dan transparansi dalam rangka mewujudkan peran nyata industri asuransi syariah dalam pembangunan perekonomian Indonesia.
  5. Menciptakan peluang usaha dan mengarahkan anggota untuk menggalang kerjasama nasional dan internasional.
  6. Merekomendasikan tarif, standarisasi polis dan klausula sesuai kebutuhan anggota.
  7. Melakukan akreditasi badan sertifikasi profesi di bidang perasuransian syariah.

Keanggotaan

Anggota

  1. Anggota AASI adalah perusahaan perasuransian yang menyelenggarakan seluruh atau sebagian usahanya berdasarkan prinsip syariah.
  2. Menyimpang dari ketentuan ayat 1 di atas, AASI dapat menetapkan suatu perusahaan perasuransian syariah yang berkedudukan di luar Indonesia untuk dapat diterima menjadi anggota Luar Biasa.
  3. Tata cara penerimaan, pemberhentian dan pembekuan keanggotaan diatur dalam Anggran Rumah Tangga.

Penerimaan Keanggotaan

Calon Anggota mengajukan permintaan untuk menjadi anggota secara tertulis ditujukan kepada Ketua Umum melalui Sekretaris Jenderal dengan melampirkan izin usaha perasuransian syariah.

Kewajiban dan Hak Anggota

Kewajiban Anggota :
  1. Mentaati dan melaksanakan ketentuan-ketentuan Anggaran Dasar, ketentuan- ketentuan Anggaran Rumah Tangga, keputusan Musyawarah Nasional, keputusan Rapat Anggota, keputusan Pengurus dan ketentuan-ketentuan lain AASI.
  2. Menjaga nama baik AASI dan nama baik sesama anggota AASI.
  3. Membayar uang pangkal, uang iuran tahunan dan kewajiban keuangan lain yang besarnya     ditetapkan oleh AASI.
Hak Anggota :
  1. Menghadiri, menyampaikan usul dan saran dalam Musyawarah Nasional dan Rapat    Anggota Tahunan maupun rapat-rapat lainnya.
  2. Memberikan hak suara, hak memilih dan dipilih dalam Musyawarah Nasional, Rapat Anggota Tahunan maupun rapat-rapat lainnya.
  3. Memperoleh informasi dan manfaat lain sesuai dengan fungsi AASI.

Berakhirnya Keanggotaan

Keanggotaan dalam AASI berakhir apabila anggota:

  1. Mengundukan diri secara tertulis
  2. Dicabut izin usahanya oleh pihak yang berwenang
  3. Dibubarkan atau dilikuidasi
  4. Tidak memenuhi syarat lagi sebagai anggota
  5. Diberhentikan keanggotaannya oleh Pengurus AASI